Showing posts with label Essay. Show all posts
Showing posts with label Essay. Show all posts

Tuesday, January 5, 2016

Essay PHNC Tentang Hidup Lebih Hidup Dengan GGS (Gerakan Gemar Sarapan)

Hidup Lebih Hidup Dengan GGS
(Gerakan Gemar Sarapan)
Makanan Sehat Sekolah Semangat
Essay Ini Disusun untuk Mengikuti Lomba Essay Siswa SMA/SMK/MA Sederajat
Tingkat Nasional Public Health National Competition 2015













Diusulkan Oleh:
Bondan Novanis Punti Aji
NIS : 1886
Ichlasul Amal
 NIS : 1947


SMA NEGERI 10 SAMARINDA
SAMARINDA
2015












DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN................................................................................................................. I
KATA PENGANTAR....................................................................................................................... II
DAFTAR ISI................................................................................................................................... III
RINGKASAN.......................................................................................................................IV
BAGIAN INTI ..................................................................................................................1-5
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................................V



KATA PENGANTAR
            Puji syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufiq serta hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan esai yang berjudul Hidup Lebih Hidup Dengan GGS (Gerakan Gemar Sarapan) dengan lancar tanpa ada suatu halangan apapun. Dimana karya tulis ilmiah ini, akan diikutsertakan dalam lomba Essay Public Health National Competition (PHNC) 2015 di Universitas Airlangga Surabaya.
.         Shalawat serta salam tetap kami haturkan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. beserta keluarganya yang mana telah mengantarkan kita dari zaman kegelapan menuju zaman yang penuh dengan nuril islam ini.
          Dan berhubungan dengan selesainya makalah ini, kami tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang telah memberikan masukan-masukan kepada kami.
Untuk itu perkenankanlah kami menyampaikan rasa terima kasih kepada:
1.      Ibu Nurul, S.Pd, M.Si, selaku pembimbing karya tulis ilmiah kami;
2.      Bapak Armin, S.Pd, M.Pd , selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 10 Samarinda;
3.      Orang tua yang selalu memberikan motivasi;
4.      Serta, teman-teman yang kami sayangi.
Dengan penuh kerendahan hati, kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan selama menyelesaikan esai ini dan jauh dari taraf  kesempurnaan. Oleh karena itu, kami menanti saran dan kritik yang sifatnya membangun dari semua pembaca.
Untuk itu, semoga esai yang kami buat ini dapat bermanfaat bagi pembaca.
Terima kasih.          
Samarinda, 06 Oktober 2015



Penulis

Hidup Lebih Hidup Dengan GGS
(Gerakan Gemar Sarapan)
Anak sekolah berada pada perkembangan yang cepat dalam proses intelektual dan keterampilan serta mulai mempunyai kegiatan fisik yang aktif. Masa ini merupakan masa keemasan anak dimana saat ini anak aktif dalam mencari tahu setiap gejala di sekitar dan cepat dalam menyerap hal-hal yang baru. Untuk menunjang perkembangan dan fisik yang dilakukan oleh anak sekolah tersebut tentunya dibutuhkan berbagai macam zat gizi yang diperlukan dalam jumlah yang mencukupi untuk memenuhi perkembangan dan pertumbuhan yang baik, karena peran gizi sangat vital dalam menentukan keadaan kesehatan anak. Setiap anak memiliki kondisi gizi yang berbeda-beda hal ini disebabkan karena setiap anak mengonsumsi jenis makanan yang beragam. Hal ini sesuai dengan kondisi yang terjadi di keluarga setiap siswa. 
Di negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia, masalah gizi merupakan masalah yang sangat serius bahkan lebih penting dari masalah kesehatan. Karena apabila kita kekurangan gizi akibatnya fatal bagi daya tahan tubuh. Sehingga tubuh akan mudah terserang berbagai virus dan penyakit. Salah satu cara untuk memenuhi asupan gizi harian yaitu sarapan.
Sarapan pagi merupakan kegiatan makan pada pagi hari sebelum kita beraktivitas. Sarapan merupakan asupan gizi utama untuk memulihkan tenaga yang dibutuhkan selama kurang lebih 10 jam terakhir makan sebelumnya. Sarapan adalah salah kunci rahasia untuk menjaga kesehatan karena sarapan pagi memberi pasokan energi pada aktivitas kita sepanjang hari. Sebagian besar di antara kita telah terbiasa melakukan sarapan pagi karena sarapan pagi merupakan kebiasaan yang baik dan positif untuk tubuh dan meningkatkan semangat kita dalam menjalani kegiatan.
Mungkin ada sebagian kecil di antara kita yang tidak terbiasa melakukan sarapan pagi. Padatnya kesibukan dan macetnya jalan pada pagi hari mengharuskan siswa-siswi yang bertempat tinggal jauh dari sekolahnya mau tidak mau untuk sarapan pagi lebih awal. Sarapan pagi inilah yang menjadi asupan energi pertama untuk melakukan aktivitas pergi ke sekolah. Sebab bila tidak sarapan pagi lebih awal dan langsung berangkat ke sekolah, maka tidak menutup kemungkinan akan pingsan dan kemudian sakit.
Peningkatan kualitas dari para siswa bisa dipengaruhi dari asupan gizi yang diterima oleh siswa. Semakin baiknya nilai gizi makanan yang dimakan oleh siswa sangat berpengaruh besar terhadap konsentrsi belajar siswa. Dalam hal ini asupan gizi dapat diibaratkan seperti 2 sisi mata uang logam dimana ketika kita tidak mengatur jumlah asupan gizi yang kita makan. Maka, justru kita malah akan mengalami berbagai masalah kesehatan di kemudian hari.
Banyak siswa saat ini yang tidak memperhatikan pola makannya. Siswa banyak yang tidak peduli akan jenis makanan yang mereka konsumsi, bahkan ada yang sampai meninggalkan sarapan pagi. Siswa menganggap sarapan pagi sebagai sesuatu yang menyebalkan. Dan ada juga sebagian siswa meninggalkan sarapan pagi karena lokasi rumah yang jauh dari sekolah sehingga tidak sempat sarapan. Hal ini menyebabkan aktivitas di sekolah terganggu, karena dapat diketahui bahwa sarapan pagi merupakan hal yang sangat penting untuk membantu siswa menerima pelajaran di sekolah. Sehingga banyak siswa yang mengantuk dan bahkan tertidur di kelas saat jam pelajaran berlangsung. Jika hal ini terus terjadi akan berdampak pada penurunan prestasi siswa, mengapa?
            Karena siswa yang tidak memperhatikan pola makannya menyebabkan penurunan daya ingat siswa. Di pagi hari tubuh dan otak membutuhkan asupan energi, karena kurang lebih selama 10 jam ketika tidur tubuh kita tidak menerima asupan apapun sejak makan terakhir. Karena berkurang nya asupan oksigen dan energi ke otak menyebabkan siswa sering menguap utuk suplai oksigen ke otak. Kemudian tubuh akan merasa lemas karena kurangnya asupan energi. Siswa mulai merasa mengantuk karena suplai gula darah menujun otak mulai melambat. Kemudian secara sayup-sayup mata mulai menutup, Akhirnya otak mulai beristirahat dan siswa pun tertidur. Hal ini akan menimbulkan sifat pemalas pada siswa.
Maka, atas dasar itu bagi para siswa untuk membiasakan diri sarapan. Jangan pernah menganggap sarapan itu menyebalkan. Jadikan sarapan pagi harimu menyenangkan salah satunya bisa dengan sarapan bersama keluarga. Apabila tidak memiliki waktu untuk sarapan usahakanlah ketika sehabis shalat subuh jangan tidur kembali. Tetapi gunakanlah waktu tersebut untuk sarapan dan juga bagi para orang tua, tumbuhkan kebiasaan anak untuk sarapan dari kecil. Kemudian bagi orang tua yang memiliki anak yang telah dewasa, sebaiknya sedikit demi sedikit dibiasakan untuk sarapan.
Berdasarkan pernyataan di atas mengenai pentingnya sarapan bagi anak di sekolah, kami membuat sebuah program untuk membiasakan anak agar sarapan pagi. Program ini kami beri nama yaitu Program GGS. Tetapi jangan salah sangka dulu GGS di sini bukan berarti sebuah judul sinetron Ganteng-Ganteng Serigala melainkan singkatan dari “Gerakan Gemar Sarapan”. Sesuai dengan namanya, program ini bertujuan menumbuhkan sikap gemar sarapan bagi pelajar yang selama ini telah pudar. Sehingga anak dapat mengikuti pelajaran yang ada di sekolah. Program GGS ini kami bagi ke dalam beberapa tahap, tahap pertama terbagi menjadi 2 sesi yaitu, tahap penyesuaian waktu dan asupan gizi di dalam menu sarapan. Tahap kedua yaitu inovasi menu yang mencakup kandungan gizi. Menu yang dimaksud adalah makanan sederhana yang bisa di masak oleh semua orang tua terutama orang tua yang bekerja (tidak memiliki banyak waktu). Tahap ketiga yaitu tahap dimana orang tua dan anak berkomunikasi. Tahap ketiga ini juga sangat berguna untuk membuat orang tua dan anak jadi lebih dekat.
Waktu yang tepat untuk sarapan pagi bagi anak sekolah yaitu sekitar jam 05:30 – 06:00. Waktu ini dipilih berdasarkan anak sekolah masuk jam 07:15 jadi mereka harus berangkat sekitar jam 06:30 pagi. Sehingga mereka tidak akan datang terlambat ke sekolah.  Selain itu juga waktu ini dipilih karena  masih ada sisa waktu sekitar setengah jam untuk beristirahat. Hal ini penting karena apabila kita langsung beraktivitas setelah makan makanan yang kita makan tidak akan tercerna secara sempurna yang lalu akan menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti kembung, sebah, dan masalah pencernaan lainnya. Kemudian memengaruhi konsentrasi anak dalam belajar sdehingga anak akan malas untuk belajar.
Sarapan pagi yang mengenyangkan dan menyehatkan: Cukup nutrisi, vitamin dan mineral cukup Protein dan asam amino, cukup karbohidrat kompleks (bukan karbohidrat nasi), cukup lemak baik, dan cukup air putih. Sarapan seperti ini akan menyuplai tubuh kita nutrisi yang diperlukan sel tubuh, bukan sekedar membuat lambung  kenyang. Mendapatkan energi tanpa harus menaikkan hormon insulin dan menaikkan kadar gula darah setelah makan. Sarapan seperti inilah yang menghindarkan siswa dari ketergantungan terhadap karbohidrat sederhana. Orang Indonesia belum dikatakan makan jika belum mengonsumsi nasi. Dengan cara ini kita lebih bisa mengontrol nafsu makan kita seharian penuh. Keinginan mengonsumsi fast food dan junk food pun akan berkurang. Sehingga tubuh akan memanfaatkan cadangan lemak dan gula dalam tubuh untuk dibakar menjadi energi dan sumber energi. Sebaiknya nutrisi untuk sarapan tersebut sebaiknya tidak berlebihan agar anak tidak mengalami masalah kesehatan. Seperti anak akan mengantuk karena nutrisi karbohidrat yang berlebihan di pagi hari. Anak lalu tidak bisa berkonsentrasi dalam menerima pelajaran di sekolah.
Inovasi menu sarapan yang sangat praktis membuat para anak dapat lebih cepat menyelesaikan sarapannya. Pasalnya, anak harus beristirahat setelah sarapan untuk menurunkan makanan agar tidak sebah. Berdasarkan masalah tersebut inovasi menu sangat penting untuk menghemat waktu sarapan pagi. Inovasi ini bisa terdiri dari, membuat makanan yang diolah secara kreatif, membuat makanan sederhana namun bisa memberikan asupan gizi anak untuk memenuhi kebutuhan selama pagi sampai dengan sore. Contoh Inovasi menu sarapan yang praktis yaitu, Bubur Manado Tinutuan. Bubur manado mengandung berbagai macam nutrisi yang sangat diperlukan tubuh untuk menunjang aktivitas di pagi hari. Nutrisi tersebut antara lain, vitamin, mineral,  protein, lemak dan karbohidrat yang di peroleh dari jagung manis, bayam, ikan asin, labu, singkong, ubi dan juga wortel.
Kuliah tujuh menit yaitu sebuah sesi dimana orang tua dan anak saling berkomunikasi satu sama lain. Sesi ini sangat penting karena setelah sarapan tidak boleh langsung beraktivitas. Jadi, sesi ini bisa mengisi waktu untuk saling berkomunikasi antara orang tua dengan anaknya. Sesi ini juga bermanfaat untuk meningkatkan hubungan antara orang tua dengan anaknya.
            Jika dalam satu keluarga tidak biasa sarapan, maka dilakukan pendekatan persuasif. Pendekatan tersebut dilakukan dengan cara memberikan gambaran mengenai keunggulan sarapan. Setelah mengetahui keunggulan sarapan maka dilanjutkan dengan memberitahu tentang bahaya tidak sarapan pagi bagi tubuh. Kemudian mulailah dengan memberikan saran agar melakukan sarapan pagi sedikit demi sedikit, sehingga dapat  terbiasa dengan kegiatan sarapan pagi. Setelah itu, berikan tahapan-tahapan mengenai GGS (Gerakan Gemar Sarapan) agar para siswa semakin tertarik untuk melakukan sarapan pagi.
             Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa sarapan pagi sangat penting untuk menunjang kegiatan pembelajaran siswa di sekolah. GGS merupakan salah satu program yang dikemukakan untuk meningkatkan minat sarapan pagi siswa. Gerakan Gemar Sarapan yang diterapkan, terdiri dari tiga tahapan. Sesi awal  berupa pemilihan waktu dan pengaturan asupan gizi. Sesi kedua berupa inovasi makanan yang akan disantap di pagi hari. Sesi ketiga berupa sarana curhat antara anak dengan orang tua sebelum berangkat sekolah.




DAFTAR PUSTAKA

Amir, Nunu,  Bubur Manado, Sarapan Lezat dan Kaya Gizi, 6 Oktober 2015,
         
http://www.nunuamir.com

Desideria, Benedikta, Sarapan Pagi, Baiknya Jam Berapa, 6 Oktober 2015,

            http://health.liputan6.com/read/2244719/sarapan-pagi-baiknya-jam-berapa

Muhammad,Asadi, 2007. Perkembangan Anak Usia Pertumbuhan. PT. Raja Grafindo Persada.
Shabrina, Nadhila, 2014, Pengaruh sarapan pagi terhadap keaktifan belajar siswa kelas XI
          sma plus muthahhari tahun pelajaran 2010-2011,
Bandung.
WikiHow, Cara Mengubah Seluruh Kepribadian Anda, 6 Oktober 2015,





Esaay Parlemen Remaja Berjudul Mendengarkan Curahan Hati Rakyat Kecil

Indonesia adalah sebuah Negara yang kaya akan pulaunya bak zamrud khatulistiwa. Membentang dari Sabang sampai Merauke. Indonesia juga terkenal akan kekayaan adat istiadat dan budaya yang dimilikinya. Dimana budaya tersebut memiliki ciri khas dan keunikan yang berbeda tiap daerah, yang semakin mewarnai kekayaan Indonesia.  Tak hanya itu saja, namun juga di anugrahi kekayaan sumber daya alam yang berlimpah ruah .Hal itulah yang menjadi suatu nilai estetika dari negeri seribu candi tersebut. Karena kekayaan dan keelokan budaya yang yang dimilikinya membuat Indonesia, sejak dulu banyak dikunjungi oleh para pendatang dan Mulai dari pedagang Arab, Gujarat, Cina, India, bahkan bangsa Eropa. Indonesia pun menjadi jalur perdagangan bolak-balik karena letaknya yang geografis hingga disebut jalur sutra.
Indonesia ketika masih bernama Hindia Belanda, dibentuk sebuah badan legislatif yang bernama Volksraad (Dewan Rakyat).  Sejarah DPR RI dimulai sejak dibentuknya Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) oleh Presiden pada tanggal 29 Agustus 1945 (12 hari setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia) di Gedung Kesenian, Pasar Baru Jakarta. Tanggal peresmian KNIP (29 Agustus 1945) dijadikan sebagai TANGGAL dan HARI LAHIR DPR RI.
Menurut UUD 1945 pasal 20 ayat 1 “DPR memegang kekuasaan membentuk undang-undang bersama Presiden”. Serta pada pasal 21 “Anggota Dewan Perwakilan Rakyat berhak mengajukan usul rancangan undang-undang”.  Berarti dalam hal ini tugas utama anggota DPR ialah merumuskan undang-undang. Namun di dalam kenyataannya pada periode saat ini Hingga Agustus 13 Agustus 2015, atau sepuluh bulan setelah dilantik, DPR baru mengesahkan tiga undang-undang. Dimana ada 39 undang-undang yang menjadi prioritas dalam program legislasi nasional tahun 2015, tapi belum satupun disahkan. Dengan kinerja yang buruk serta ditengah badai krisis yang menerjang Indonesia anggota DPR malah justru meminta kenaikan tunjangan. Hal ini langsung menuai reaksi keras dari masyarakat yang merasa telah diciderai oleh DPR.
DPR merupakan salah satu perwakilan politik dan fungsi DPR sekarang ini telah banyak berubah dengan munculnya berbagai isu dan kasus yang terjadi didalam negeri ini. Seperti contohnya korupsi yang dilakukan oleh kaum intelektual dan kasus perebutan kekuasaan di lembaga tinggi DPR yang dilakukan dengan cara tidak wajar dan menghalalkan segala cara dalam perebutan kekuasaan itu. Bukan menjadi rahasia umum lagi jika “uang” juga menjadi salah satu faktor utama perebutan kekuasaan. 
Menjadi anggota DPR di negeri ini ternyata memang menjadi tujuan, bahkan impian utama dari banyak orang di Indonesia. Akan tetapi, tidak banyak anggota DPR yang katanya mewakili rakyat tersebut memiliki semangat dan tujuan untuk benar-benar mengabdi buat kepentingan rakyat. Banyaknya anggota DPR yang bolos saat rapat, ada juga yang tertidur dengan pulas. Bahkan masih ingat yaitu terdapat sebuah kejadian yang menyangkut anggota dewan yang bernama  Arifinto. Ia tertangkap basah tengah  menonton video porno saat mengikuti rapat paripurna tanggal Jumat 8 April 2011.
Dengan kinerja yang buruk yang ditunjukkan oleh para wakil rakyat. Diperparah dengan semakin maraknya kasus korupsi yang menjerat para anggota dewan. Hal ini disebabkan karena gaya hidup hedonis yang dijalani oleh para anggota dewan. Mereka yang tidak dapat menahan hawa nafsunya maka akan terjerat ke dalam pusaran lubang hitam korupsi. Mereka tidak takut lagi akan azab dari Allah SWT karena di dalam hati mereka telah dikuasai oleh hawa nafsu yang membuat mereka tidak dapat lagi berpikir secara jernih. Sikap anggota dewan yang seperti ini dapat merusak citra DPR di tengah masyarakat. Masyarakat menjadi tidak percaya terhadap wakil mereka di DPR. Sehingga rakyat pun melakukan berbagai aksi protes salah satunya adalah aksi demo yang dilakukan mahasiswa.
            Oleh karena itu, para anggota dewan seharusnya menunjukkan kapasitasnya sebagai seorang wakil rakyat. Bukannya orang yang hanya modal janji manis di depan ternyata nihil dalam penerapannya. Karena itulah menjadi seorang wakil dewan bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Mereka dituntut untuk melakukan yang terbaik bagi rakyat yang telah memilih dan mempercayakan segalanya kepada anggota dewan, sehingga tidak akan menyakiti hati rakyat.  Maka bagi orang yang ingin menjdai anggota DPR haruslah seorang yang memiliki kompetensi dan kemampuan yang mempuni. Sehingga dapat amanah dalam mengemban tugas sebagai seorang anggota dewan.
            Berdasarkan UUD 1945 pasal 19 ayat 1 menyatakan “Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dipilih melalui pemilihan umum”.  Dalam pasal 21 UU No. 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPRD “Bahwa jumlah kursi anggota DPR sebanyak 560 orang”. Dalam pasal 22 menyatakan “Bahwa daerah pemilihan anggota DPR adalah provinsi, kabupaten/kota, atau gabungan kabupaten/kota. Jumlah kursi setiap daerah pemilihan anggota DPR paling sedikit 3 kursi dan paling banyak 10  kursi. Masa jabatan anggota DPR lima tahun dan berakhir bersamaan pada saat anggota DPR yang baru mengucapkan sumpah/janji yang dipandu oleh ketua MK dalam sidang Paripurna DPR”. 
            Berarti sesuai dengan bunyi pasal di atas bahwa seorang anggota dewan wajib bersumpah di sidang paripurna DPR. Maka seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat haruslah juga menampung suara hati rakyat karena mereka telah bersumpah. Hal ini sesuai dengan lagu dari penyanyi kawakan Iwan Fals yang berjudul Wakil Rakyat. Dengan petikan lagu yang menyentil hati para anggota dewan yang berbunyi “Wakil rakyat seharusnya merakyat”. Bukannya merakyat mereka malah melakukan berbagai hal-hal tercela mempermalukan wajah DPR di depan rakyat, dan di mata dunia inernasional. Jika menjadi wakil rakyat terpilih, apa yang akan anda lakukan ?" Apabila saya yang berada di posisi mereka saya akan melakukannya dengan mudah. Saya memang tidak memiliki gaya bicara yang kritis dan teknis. Serta, saya juga tidak memiliki uang untuk mempengaruhi pendapat rakyat. Maka saya yang memang berasal dari rakyat saya akan mendengar apa saja yang ingin disampaikan oleh rakyat. Hal-hal yang akan saya lakukan yaitu:
1.    Menginstropeksi diri
Apabila saya terpelih menjadi seorang anggota DPR yang petama kali saya lakukan  ketika saya akan dilantik adalah menginstropeksi diri saya sendiri. Saya akan mulai merubah sikap saya kepada orang lain. Merenungkan apa saja yang telah saya janjikan kepada rakyat. Mulai mempersiapkan diri untuk mengemban amanat yang telah dipercayakan oleh rakyat kepada saya.
2.    Mengganti panggilan dan gelar
Saya akan menginstruksikan semua rakyat saya untuk merubah panggilan saya ketika bertemu saya saat suasana santai dan tidak saat dalam kegiatan formal seperti rapat. Saya akan marah apabila ada yang memanggil saya dengan sapaan Kepada yang terhormat” terus terang saya tidak senang apabila dipanggil seperti itu. Saya justru akan senang apabila dipanggil dengan sapaan “Mas, Bro, Kang, Pak”. Karena panggilan seperti itulah yang justru dapat mencairkan suasana sehingga dapat lebih dekat dengan rakyat.
3.    Menyusun program kerja
Hal berikutyna yang akan saya lakukan setelah saya terpilih adalah memyusun program kerja. Program kerja ini penting karena membuat kegiatan-kegiatan yang akan kita lakukan nantinya menjadi terstruktur. Saya juga akan membuat program kerja 100 hari. Program kerja 100 hari ini penting krena akan menempatkan manasaja masalah-masalah penting yang akan diselesaiakn terlebih dahulu selama 100 hari ke depan. Sehingga maslah yang penting akan cepat terselesaikan dan rakyat pun akan merasa senang kepada kita.
4.    Aktivitas hari-hari pertama saya
Hari pertama ketika di ambil sumpah menjadi wakil rakyat, tentu saja saya akan menemui Tim Sukses dan para pemilih saya. Mereka sebenarnya-lah yang juga paling berhak memberikan masukan atas kerja-kerja saya di masa yang akan datang. Kepada mereka, sedari awal sudah saya berikan kontrak perjanjian. Jika saya di pilih mereka, saya akan melakukan ini-itu sesuai dengan isi perjanjian kami. Saya akan datangi mereka di hari-hari pertama. Saya memang tidak bisa memberikan hal yang spesial berupa dana pengikat, karena yang saya tawarkan cuma ide dan integritas personal. Tapi saya yakin mereka akan menaruh kebanggaan, karena hari-hari pertama saya di lantik justru mereka yang saya ingat. Saya juga akan mendatangi aktivis dari golongan mahasiswa dan juga masyarakat Sehingga saya dapat mengetahui apa saja keinginan mereka dan tidak akan terjadi konflik atau ke salah pahaman di kemudian hari.
5.    Membudayakan sikap transparansi
 Saat ini banyak anggota DPR yang tidak jujur kepada rakyat. Mereka cenderung menutup-notupi tentang hal yang sebenarnya terjadi. Saya punya slogan untuk mengidentifikasi karakter saya selagi menjadi aktivis mahasiswa; jujur, berani dan setia. Jujur mengemban amanah. Berani membela kebenaran. Dan setia kepada rakyat. Sebagai bentuk kejujuran saya, saya akan menginformasikan dan mentransparansikan keuangan saya sebagai wakil rakyat. Saya memasangnya di internet dan berbagai tempat massa.
6.    Membudayakan partisipasi rajyat
Transparansi yang kedua adalah transparansi kegiatan. Saya merangkumnya dalam tema "kerja berbasis partisipasi warga".  jika saya menjadi wakil mereka di Parlemen adalah mendatangi dan membuat kesepakatan kunjungan bulanan. Atau setidaknya dipergilirkan sesuai dengan wilayah dan kelurahannya. Dalam transparansi kegiatan ini kita tidak hanya menyerap aspirasi perjuangan anggaran fisik layanan publik warga saja, tapi juga menangkap atmosfer masalah sosial yang ada. Ini penting sekali, karena kadang-kadang kita mengidentifikasi keberhasilan dalam infrastruktur saja. Tapi harmonisasi kehidupan sosial tidak kita garap. Karena kegiatan ini menyerap anggaran yang besar maka saya akan menggunkan 100% gaji saya dalam mewujudkan kegiatan ini. Ini sesuai dengan keinginan saya untuk mendengar hati rakyat.
7.    Mentradisikan Curah Gagasan Berkala dengan Para-Pihak Lokal
Dalam tradisi ini saya akan mengadakan pertemuan denagan berbagai golongan seperti wartawan, mahasiswa, pelajar dan pemilih saya, saya juga akan mengajak akademisi dan stakeholder untuk kumpul-kumpul mingguan dalam suasana sederhana tapi menyenangkan dengan tema curhat bareng di hari minggu. Tugas saya cuma tiga; mencatat, mengklarifikasi dan memancing gagasan mereka soal Samarinda. Curah gagasan ini akan menyenangkan kalau setiap kesimpulan menjadi agenda perjuangan mingguan di parlemen. Mereka bangga karena diikutkan untuk berkontribusi dan selanjutnya mereka akan sangat ingin sekali datang lagi. Lalu siklus rembug bareng pun menjadi tradisi yang menyenangkan dan tidak kaku. Dan juga saya akan membuka pintu rumah saya apabila ada rakyat yang ingin mengkritik atau curhat kepada saya.

Itulah tadi 7 hal yang akan saya lakukan di awal saya jika menjadi wakil rakyat dan semua itu akan berlanjut secara rutin selama lima tahun. Insya Allah. Memang kelihatannya sederhana semua tradisi di atas. Tapi kenyataannya berat sekali dilaksanakan. Kebanyakan kita lupa melakukan tranparansi, kerja partisipatif dan kontemplasi saat menjadi wakil rakyat. Wakil rakyat kita lebih senang berkumpul dan bertemu di lobby hotel mewah, villa, atau jalan-jalan keluar kota. Bertemu kolega atau menceritakan hal-hal yang tidak-tidak. Walaupun saya masih duduk di bangku tapi saat ini saya akan belajar bersungguh-sungguh agar saya dapat mewujudkan impian saya tersebut.

Wednesday, August 12, 2015

Our Opinion About : Indonesia Traditional Kebaya


 In many parts of Indonesia, the kebaya is seen as a strong nationalistic symbol and has been strongly supported as a symbol of identity for Indonesian woman by prominent figures throughout the nation's history.
Recently, this traditional dress has become recognized internationally as it is used as the uniform for flight attendance (stewardesses) on Singapore Airlines, Malaysia Airlines and Garuda Indonesia.
Personally, we supporting the action of some airplane companies that introducing kebaya to world. With this action, it can show the world that Indonesia has this beautiful outfit, also we can show the world that this beautiful outfit is our own.
In another side, kebaya causing a little problem. Nowadays, so many people wearing veil meanwhile kebaya is a outfit that so tight in body. So, if you wearing veil also kebaya it's like not suitable. Our advice to you, if you want wearing kebaya and do not want to take off your veil, just ask the tailor for make your kebaya  at least widen in your hips area. Because, wearing a veil also a tight outfit like kebaya absolutely a mistake.
The conclusion is, we are supporting the action that some airplane companies do to introduce kebaya to the world, but in another side kebaya also causing a little problem with female who wearing veil.
Alright, that is our opinion about Kebaya. We are so sorry if there are so many mistakes. See you!